Shenny Fierdha
05 November 2017•Update: 06 November 2017
Shenny Fierdha
JAKARTA
Ribuan anak Indonesia memadati Gedung Perpustakaan Nasional, Jakarta, untuk belajar mendongeng pada Minggu.
Dalam Festival Dongeng Internasional Indonesia (FDII) 2017 yang diselenggarakan 4-5 November tersebut, berbagai kelas dongeng dan seni terbuka untuk anak-anak dan dewasa.
Selain mendongeng, anak juga bisa mengikuti kelas kriya, ilustrasi cerita dan penulisan cerita.
Kelas-kelas tersebut, ujar Koordinator Acara Kurniawati Yuli Pratiwi, diselenggarakan untuk menanamkan kecintaan dan keterampilan mendongeng pada anak-anak, selain juga merangsang imajinasi dan kreativitas mereka lewat dongeng dan seni.
"Festival ini gratis, tapi kalau mau mengikuti kelas harus bayar," kata dia kepada Anadolu Agency di Jakarta, Minggu.
Tarif kelas berkisar Rp135.000-175.000, "Setiap kelas pun ada kuotanya, antara 20-50 orang," kata Pratiwi.
Selain itu, meski festival ini tidak mengadakan kelas belajar membaca bagi peserta usia taman kanak-kanak, namun Pratiwi mengatakan hal itu bukan masalah.
"Karena dengan mendongeng pun anak bisa belajar membaca. Misalnya para pendongeng bisa menunjuk huruf atau kata sambil mendongeng," kata Pratiwi.