Hale Turkes
ANKARA
Semua perjalanan Lyft sekarang akan berupaya memerangi perubahan iklim setelah perusahaan berbagi tumpangan mobil itu menjadi salah satu organisasi terbesar yang berkomitmen mengurangi emisi karbon dioksida, kata salah satu penemu Lyft John Zimmer pada Kamis.
"Kami merasa sangat bertanggung jawab atas dampak Lyft terhadap planet ini. Setahun lalu, Lyft bergabung dengan gerakan We Are Still In, yang dibentuk oleh Michael Bloomberg, untuk menunjukkan dukungan kami terhadap Persetujuan Paris," tulis Zimmer dalam blognya.
Dia mengatakan perusahaannya itu semakin berkembang pada Maret lalu setelah memberikan hampir 50 juta tumpangan. Zimmer memperingatkan perubahan iklim merupakan "ancaman yang jelas dan segera" menghadapi dunia dan penduduknya, dan dia tidak bisa tinggal diam.
"Hari ini, kami senang mengumumkan langkah terbaru kami: untuk mengimbangi emisi karbon dari semua perjalanan kami secara global. Ini adalah komitmen jangka panjang, yang berarti semua tumpangan Lyft mulai hari ini akan bersifat karbon netral. Mulai hari ini, keputusan anda untuk menumpangi Lyft turut membantu perang melawan perubahan iklim," terangnya.
Investasi jutaan dolar
Zimmer juga mengatakan ini adalah investisi jutaan dolar di tahun pertamanya, "yang menjadikan Lyft salah satu perusahaan yang paling berkomitmen mengurangi emisi karbon".
"Di tahun pertama, kami berharap bisa mengimbangi lebih dari satu juta ton metrik karbon, yang setara dengan menanam puluhan juta pohon atau menarik ratusan ribu mobil dari jalanan," jelasnya.
"Perjalanan Lyft sekarang netral karbon karena kami berupaya keras menurunkan emisi karbon, termasuk melalui proses produksi otomotif, program energi terbarukan, proyek kehutanan, dan penangkapan emisi dari tempat pembuangan sampah," tambah Zimmer.
Perusahaan yang berbasis di San Francisco itu bermitra dengan perusahaan energi 3Degrees, yang bertugas sebagai pengawas independen semua proyek yang dilangsungkan.
Zimmer mengatakan kebanyakan proyek itu akan terkait dengan pasar-pasar terbesar Lyft, dan berdasakan di AS.
Transportasi sebagai penyumbang emisi gas rumah kaca
Zimmer menambahkan bahwa transportasi adalah salah satu sumber terbesar gas rumah kaca.
"Sebagai bagian dari lingkungan transportasi, kami bertanggung jawab menjadi bagian dari solusi. Kami berada dalam posisi yang baik untuk mempengaruhi masa depan, dan kami tidak menganggap hal itu enteng.
"Aksi ini tidak sepenuhnya menjadi solusi, namun hanya sebuah langkah kemajuan," kata Zimmer.
Persetujuan Paris yang ditandatangani 195 negara pada April 2016 bertujuan memerangani perubahan iklim dengan mengurangi emisi karbon dan membatasi kenaikkan cuaca bumi hingga 2 derajat Celsius saja.
news_share_descriptionsubscription_contact

