Ali Semerci
24 April 2019•Update: 24 April 2019
Ali Semerci
TRIPOLI
Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) Libya yang diakui PBB pada Selasa menuduh pengikut setia komandan Khalifa Haftar membunuh migran gelap.
Mustafa el-Mecei, juru bicara operasi militer Burkan al-Ghadab GNA, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa pasukan Haftar menyerang lokasi imigran gelap di Distrik Qasr bin Ghashir, selatan Tripoli.
Dia mengatakan enam imigran gelap tewas dan 11 lainnya terluka, menambahkan bahwa kewarganegaraan mereka tidak jelas karena tidak memiliki dokumen resmi.
Dia menuturkan bahwa serangan terjadi di luar wilayah kendali GNA dan lembaga tersebut akan mengirimkan laporan terkait insiden kepada pihak-pihak terkait.
Libya dilanda gejolak sejak pemimpin lama Muammar Gaddafi digulingkan dan terbunuh dalam pemberontakan yang didukung NATO pada 2011.
Sejak itu, kepemimpinan negara terpecah menjadi dua yang saling bersaing: satu di timur Libya, tempat Haftar berafiliasi, dan satu di Tripoli yang memperoleh pengakuan PBB.
*ditulis oleh Ali Murat Alhas