Maria Elisa Hospita
13 Juli 2018•Update: 13 Juli 2018
Gulsen Topcu
TRIPOLI, Libya
Sedikitnya 104 migran ilegal telah dievakuasi dari lepas pantai timur Libya.
Lewat sebuah pernyataan, pasukan angkatan laut yang berafiliasi dengan pemerintah persatuan Libya yang diakui PBB pada Kamis mengatakan bahwa para migran diselamatkan di lepas pantai kota Al-Khoms.
Menurut pernyataan itu, para migran berasal dari Sudan, Mesir, Maroko, dan Tunisia. Mereka kemudian dibawa ke pusat penahanan di Tripoli.
Sejak tumbangnya otoritas pusat di Libya pada tahun 2011, pantai barat laut negara itu telah menjadi jalur masuk migrasi ilegal ke Italia dan negara-negara lain di Eropa.
Libya merupakan titik transit utama bagi para migran Afrika yang mencari akses ke Eropa, terutama Italia.