Muhammad Abdullah Azzam
30 November 2018•Update: 30 November 2018
Adam Abu Bashal
ABUJA
Sebanyak 39 tentara tewas dan 43 lainnya menderita luka-luka akibat serangan organisasi teroris Boko Haram terhadap pangkalan-pangkalan militer di wilayah timur laut Nigeria.
Kepala Staf Militer Nigeria Tukur Yusuf Buratai mengatakan kepada wartawan bahwa organisasi teroris itu menyerang empat pangkalan militer di daerah Kukawa, Ngoshe, Kareto dan Gajiram di provinsi Borno selama beberapa pekan terakhir.
Buratai menuturkan bahwa 16 tentara tewas dan 12 lainnya terluka akibat serangan-serangan oleh organisasi teroris itu.
Sedangkan 23 tentara tewas dan 31 lainnya terluka dalam baku tembak usai seranga-serangan tersebut.
Buratai menyebut Boko Haram ditemukan mulai menggunakan pesawat tanpa awak untuk menyerang pangkalan militer mereka.
Dalam berita yang dirilis oleh media setempat, korban tewas dalam serangan-serangan itu melebihi 100 tentara.
Boko Haram memulai aksi kekerasan sejak awal 2000-an. Setelah kematian pemimpinnya, Muhammad Yusuf, di tahanan Nigeria pada tahun 2009, kelompok ini melancarkan aksi kekerasan radikal yang menyebabkan sekitar 17.000 orang meninggal.
Organisasi tersebut bertanggung jawab atas penculikan sejumlah tentara dan sejak awal tahun ini mereka telah memperluas jangkauan aksi serangannya ke negara tetangga seperti Kamerun, Benin, Chad, dan Niger.
Ratusan ribu warga terpaksa meninggalkan kampung halamannya akibat serangan teror dan konflik di negara tersebut.