Maria Elisa Hospita
30 November 2018•Update: 30 November 2018
Michael Hernandez
WASHINGTON
Amerika Serikat menyebut pertemuan tripartit putaran terakhir mengenai Suriah sebagai "kegagalan" karena kurangnya terobosan yang bermakna antara tiga negara penjamin, Rusia, Iran, dan Turki.
Departemen Luar Negeri AS mengatakan kelompok Astana gagal menyepakati daftar anggota untuk Komite Konstitusi Suriah.
"Pembentukan Komite Konstitusi di Jenewa sangat penting untuk de-eskalasi abadi dan solusi politik bagi konflik," kata juru bicara Heather Nauert lewat sebuah pernyataan.
"Rusia dan Iran terus-menerus menutupi penolakan rezim Assad untuk terlibat dalam proses politik," tambah dia.
Komite itu akan bertanggung jawab menyusun konstitusi baru untuk Suriah akhir tahun ini.
Pada Kamis, utusan khusus PBB untuk Suriah, Staffan de Mistura, mengatakan bahwa pertemuan Astana adalah "kesempatan yang hilang untuk mempercepat pembentukan komite konstitusional yang kredibel, seimbang, dan inklusif yang dimiliki Suriah, dipimpin Suriah, dan difasilitasi PBB".