Rıskı Ramadhan
09 Januari 2018•Update: 09 Januari 2018
Muhammed Bilal Kenasari and Kasım Ileri
WASHINGTON
Seorang pejabat senior Departemen Luar Negeri Amerika Serikat pada Senin mengatakan bahwa AS tetap berkomitmen untuk mendukung integritas teritorial Suriah dan "Suriah bersatu".
Kepada Anadolu Agency, pejabat senior yang tidak ingin disebutkan namanya tersebut membahas isu-isu mengenai Suriah.
Menanggapi laporan media regional mengenai AS akan mengakui wilayah yang dikuasai organisasi teroris PKK/PYD dengan topeng SDF sebagai wilayah independen, pejabat itu menegaskan bahwa AS mendukung integritas teritorial Suriah.
"Kami mendukung integritas teritorial Suriah serta Suriah yang bersatu dan demokratis, di mana hak semua kelompok dilindungi,” kata dia.
Dia mengatakan, masa depan Suriah akan diputuskan oleh masyarakat Suriah sendiri, sesuai dengan transisi politik dan proses pemilihan yang dinyatakan dalam resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB nomor 2254.
"Kami menyarakan semua pihak di Suriah untuk bekerja sama dengan cara yang sesuai dengan Resolusi 2254 DK PBB untuk memajukan proses politik yang dipimpin oleh PBB,” tambah dia.
Semantara itu dalam sebuah pernyataan kepada Anadolu Agency, Departemen Pertahanan AS menekankan bahwa koalisi pimpinan AS yang secara resmi dikenal sebagai Pasukan Tugas Gabungan - Operation Inherent Resolve (OIR) akan terus dilanjutkan.
Dalam pernyataan itu juga disebutkan bahwa rezim Suriah tidak memiliki kekuatan untuk memerangi organisasi teroris Daesh.