Astudestra Ajengrastrı
03 September 2018•Update: 03 September 2018
Servet Gunerigok
WASHINGTON
Amerika Serikat pada Minggu menyambut baik pengakuan koalisi yang dipimpin oleh Arab Saudi yang menyatakan mereka telah membuat "kesalahan" saat melakukan serangan mematikan terhadap sebuah bus di Yaman dan mengakibatkan sejumlah besar anak-anak tewas.
"Amerika Serikat menghormati pengumuman Koalisi pimpinan Saudi untuk meninjau kembali keterlibatan mereka, meminta pihak yang bersalah untuk bertanggung jawab, dan memberikan ganti rugi kepada para korban setelah Tim Gabungan Penilai Insiden menemukan bahwa serangan udara ke Sa'ada pada bulan lalu tidak dapat dibenarkan, sebagai langkah pertama yang penting menuju transparansi dan akuntabilitas penuh," kata Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri Heather Nauert melalui sebuah pernyataan.
Dia berkata Washington akan terus meminta kedua belah pihak untuk tunduk pada Peraturan dalam Konflik Bersenjata, untuk memitigasi korban sipil dan bangunan milik sipil, juga melakukan investigasi dan memastikan akuntabilitas bila ada pelanggaran.
"Sangat penting agar semua pihak bekerja sama mewujudkan solusi politik menyeluruh untuk menghindari membahayakan masyarakat Yaman lebih jauh," ujar pernyataan itu.
Pernyataan ini muncul sehari setelah Kantor Berita Saudi (SPA) menulis, "Komando Koalisi Pasukan Gabungan menyesalkan kesalahan tersebut, menyatakan simpati, duka cita dan solidaritas kepada keluarga para korban."
Pada 9 Agustus, serangan udara dari koalisi pimpinan Saudi menargetkan sebuah bus yang berisi anak-anak di Provinsi Sa'ada, sebelah barat laut Yaman. Setidaknya 50 orang, mayoritas anak-anak, tewas sementara belasan lainnya terluka.
Koalisi berkata akan melakukan proses hukum "supaya orang-orang yang melakukan kesalahan ini bertanggung jawab". Mereka juga menawarkan bantuan sukarela kepada mereka yang terdampak serangan ini.