Maria Elisa Hospita
28 November 2019•Update: 29 November 2019
Oliver Towfigh Nia
BERLIN
Jerman menolak seruan Amerika Serikat untuk bergabung dalam kampanye yang menekan Iran agar bersedia kembali ke meja perundingan.
"Kami memiliki pandangan yang berbeda dengan pemerintah AS mengenai Iran," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Jerman Rainer Breul saat konferensi pers pada Rabu.
"Jerman akan mempertahankan kesepakatan nuklur (JCPOA) dan membujuk Iran untuk memenuhi kewajibannya kembali. Itu adalah pendekatan kami," tegas Breul.
Pernyataan itu dikeluarkan setelah penasihat keamanan nasional AS Robert O'Brian meminta Berlin untuk memberikan "tekanan maksimum" ke Teheran.
O'Brian mendesak Jerman agar menjatuhkan "sanksi komprehensif" terhadap Iran agar negara itu mau merundingkan sejumlah isu, termasuk program nuklirnya, senjata rudal, dan pelanggaran hak asasi manusia.
Iran telah mengurangi komitmennya di bawah perjanjian nuklir 2015 sebagai balasan atas keputusan unilateral AS yang menarik diri dari JCPOA, perjanjian yang ditandatangani oleh Teheran dan lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB beserta Jerman dan Uni Eropa.
Sejak itulah, AS gencar memberlakukan sanksi diplomatik dan ekonomi ke Iran.