Ekip
25 November 2017•Update: 26 November 2017
Islamuddin Sajid
ISLAMABAD, Pakistan
Setidaknya empat orang tewas, termasuk dua wanita dan satu anak kecil, sementara 20 orang lainnya luka-luka setelah ledakan bom bunuh diri di Quetta, kota yang terletak di kawasan barat daya Pakistan, kata seorang pejabat, Sabtu.
Polisi mengatakan pelaku meledakkan dirinya sendiri dekat dekat pasukan keamanan yang melakukan konvoi.
"Empat orang sipil tewas, termasuk dua wanita, satu anak kecil, sementara 20 orang lainnya luka-luka dalam ledakan tersebut,” kata Abdul Razzaq Cheema, Wakil Inspektur Jendral Kepolisian Quetta, kepada wartawan, menurut laporan media lokal.
Dia menambahkan bahwa yang terluka kebanyakan warga sipil dan telah dilarikan ke Rumah sakit sipil Quetta, dimana beberapa dari mereka dalam kondisi kritis.
Ledakan itu juga merusak beberapa kendaraan yang terparkir dan meretakkan jendela gedung terdekat.
Dalam sebuah statemen, Tehreek-i-Taliban Pakistan (TTP), kelompok militan yang menjadi buronan pemerintah mengklaim bertanggung jawab atas penyerangan tersebut.
Provinsi Balochistan merupakan kawasan Pakistan yang kaya sumber daya, dimana Quetta merupakan ibukotanya telah tercemar kekerasan lebih dari 60 tahun.
Selain kekerasan, provinsi itu juga menghadapi kekerasan sektarian yang menyebabkan ratusan orang tewas.