Nour Mahd Ali Abu Aisha, Zeynep Hilal Karyağdı
02 Mei 2018•Update: 02 Mei 2018
Nour Mahd Ali Abu Aisha, Zeynep Hilal Karyağdı
GAZA
Puluhan buruh Palestina di Gaza mengadakan aksi demonstrasi pada Hari Buruh Internasional untuk memprotes kemiskinan dan pengangguran, Selasa.
Para buruh itu berkumpul di depan kantor Kementerian Tenaga Kerja Palestina di Gaza, yang berada dalam blokade Israel. Mereka berkumpul untuk memprotes kemiskinan dan pengangguran atas undangan serikat pekerja Palestina.
Para demonstran menuntut agar blokade dicabut dan memberikan hak mereka untuk menjalani kehidupan yang bermartabat.
Seorang anggota Serikat Pekerja Palestina yang berpartisipasi dalam aksi tersebut, Bakr Jamel, mengatakan kepada Anadolu Agency, "Kondisi di Gaza sangat buruk, tingkat pengangguran sangat tinggi dan sebagian besar pengangguran adalah lulusan universitas."
Blokade Israel terhadap Gaza berawal pada 2006 usai Hamas berkuasa.
Untuk meruntuhkan pemerintahan Hamas di Gaza, Israel mulai memblokade Gaza dan mencegah masuknya berbagai produk, terutama bahan bangunan.
Sejak saat itu, banyak pabrik dan produsen mengalami kerugian. Namun kesepakatan antara Hamas dan Fatah memberikan harapan baru tentang kondisi kemanusiaan di Gaza.
Setelah Hamas mengendalikan Gaza, Israel memperlebar blokade dan melarang masuknya berbagai jenis produk. Setelah tahun 2007, Israel menutup empat dari enam pintu perbatasan di Gaza serta mengendalikan pergerakan barang dagang.