Rhany Chairunissa Rufinaldo
04 September 2018•Update: 05 September 2018
Ahmet Gurhan Kartal
LONDON
Militan Daesh di Afghanistan masih memperlihatkan ancaman potensial untuk melakukan serangan di Inggris dan Eropa Barat karena mereka berkomunikasi dengan sel-sel teror di sana, pemerintah Inggris memperingatkan pada Senin.
Menteri Pertahanan Inggris Gavin Williamson mengatakan kepada media setempat bahwa Inggris harus bertindak untuk mencegah serangan seperti itu.
"Apa yang kami lihat adalah ancaman nyata yang diajukan oleh kelompok-kelompok ini ke Inggris dan kami harus bertindak untuk memastikan bahwa kami tidak melihat serangan seperti di Manchester di masa depan," kata Williamson, berbicara kepada Sky News, di Kota Mazar-i Sharif di sebelah utara Afghanistan.
"Kami secara konsisten melihat kelompok-kelompok teroris yang beroperasi di sini di Afghanistan, dan ini membuktikan adanya hubungan mereka, tidak hanya ke Inggris tetapi ke seluruh benua Eropa," kata Williamson, yang berada di Afghanistan untuk mengunjungi pasukan Inggris yang ditempatkan di negara ini.
Ancaman teror di Inggris
Insiden teroris menghantam AS pada tahun 2017 ketika serangan di Manchester dan London menyebabkan 36 orang tewas.
Inggris menghadapi tantangan terorisme yang "intens" dan serangan-serangan baru di negara itu tidak dapat dihindari, kepala dinas intelijen negara itu mengatakan hampir setahun lalu.
"Ancaman itu multi-dimensi, berkembang pesat dan beroperasi dalam skala dan kecepatan yang belum pernah kita lihat sebelumnya," kata Andrew Parker, direktur jenderal MI5, dalam sebuah wawancara publik yang jarang dilakukan.
Pidato Parker disampaikan saat dinas intelijen Inggris dikkecam setelah lima serangan teror terjadi di Inggris tahun lalu.
Parker juga mengatakan bahwa MI5 telah berhasil menghentikan jauh lebih banyak rencana teror ketimbang serangan yang menyebabkan korban manusia pada tahun ini dan pekerjaan intelijen telah berhasil menggagalkan 20 rencana teror dalam empat tahun terakhir.
Tingkat ancaman teror di Inggris telah meningkat dari "parah" menjadi "kritis", menyusul serangan teror tahun lalu.
Tentara ditempatkan di lokasi-lokasi penting, termasuk di Istana Buckingham, Istana Westminster, Kedutaan Besar dan Jalan Downing.
Tingkat ancaman teror dikurangi menjadi "parah" setelah beberapa hari dan tetap pada tingkatan tersebut, yang berarti serangan masih sangat mungkin terjadi.