Chandni
19 April 2018•Update: 19 April 2018
Hassan Isilow
JOHANNESBURG
Demonstran menjarah beberapa toko dalam aksi protes tengah malam hingga Kamis pagi di provinsi North West, Afrika Selatan, kata polisi.
Pengunjuk rasa menuntut agar pemimpin provinsi itu, Premier Supra Mahumapelo, segera mundur menyusul kekesalan penduduk terhadap administrasi yang dianggap tak becus dan korup.
Menurut sejumlah sumber lokal, toko-toko yang dijarah adalah milik asing di kota Mahikeng.
"Saya tidak tahu jumlah tepat toko-toko yang dijarah, namun berapa dari mereka milik warga asing. Kami masih menunggu para pemiliknya untuk melaporkan pada polisi," kata juru bicara kepolisian Letnan Kolonel Adele Myburgh kepada Anadolu Agency.
Demonstran juga sempat menutup jalanan serta membakar sebuah bus dan truk, sebelum kemudian diusir oleh polisi pada Kamis dini hari.
Myburgh mengatakan polisi menahan sembilan orang terkait aksi anarkis tersebut.
Demonstran di Afrika Selatan kerap menjarah properti milik asing atau membakar kantor pemerintah guna menarik perhatian pihak berwenang.
Pada 2016, lebih dari seratus toko milik asing dijarah demonstran pada siang hari dalam aksi protes terhadap keputusan pemerintah mengganti walikota Pretoria.