Maria Elisa Hospita
22 Juli 2020•Update: 22 Juli 2020
Mumin Altas
ANKARA
Pemimpin Turki dan Jerman membahas perkembangan di Suriah dan Libya, serta penanganan virus korona, melalui telepon.
Direktorat Komunikasi Turki mengatakan Recep Tayyip Erdogan dan Angela Merkel juga membahas hubungan bilateral, khususnya ekonomi dan pariwisata.
Sejak April 2019, pasukan pendukung panglima perang Khalifa Haftar telah melancarkan serangan ke Tripoli dan wilayah-barat laut Libya, yang mengakibatkan lebih dari 1.000 orang tewas, termasuk perempuan dan anak-anak.
Namun, pemerintah Libya baru-baru ini meraih kemenangan signifikan, yang mendorong pasukan Haftar keluar dari Kota Tripoli dan Tarhuna yang strategis.
Haftar telah didukung secara internasional oleh Rusia, Prancis, Mesir, dan Uni Emirat Arab.
*Ditulis oleh Erdogan Cagatay Zontur