Maria Elisa Hospita
23 Mei 2019•Update: 24 Mei 2019
Ahmad Adil
CHANDIGARH, India
Penghitungan suara pemilihan umum di majelis rendah India dimulai sejak Kamis, pukul 08.00 pagi (0300GMT).
Pada Rabu, pemerintah India mengeluarkan peringatan tentang kemungkinan kekerasan selama proses penghitungan suara.
Sebelumnya, pada Selasa, para pemimpin oposisi menemui Komisi Pemilihan Umum India setelah sebuah video viral di media sosial yang menunjukkan Mesin Voting Elektronik dipindahkan dari negara bagian-negara bagian utara India.
Banyak yang menduga itu adalah upaya kecurangan.
Tuduhan itu telah dibantah oleh komisi pemilu, karena hasil dari mesin pemungutan suara akan dicocokkan dengan mesin uji coba kertas.
Berdasarkan hasil exit polls, Aliansi Demokratik Nasional (NDA) yang dipimpin oleh Perdana Menteri Narendra Modi diperkirakan akan memenangkan suara mayoritas.
Lebih dari 8.000 kandidat anggota parlemen bersaing untuk 542 daerah pemilihan.
Dengan jumlah pemilih terbanyak di dunia, yaitu hampir 900 juta jiwa, pemilu India diadakan dalam tujuh fase, yang dimulai sejak 11 April hingga 19 Mei.