Rhany Chairunissa Rufinaldo
23 Mei 2019•Update: 24 Mei 2019
Zeynep Beyza Kilic
ANKARA
Inggris akan melarang penggunaan sedotan plastik dan korek kuping bertangkai plastik mulai April 2020 sebagai upaya untuk mengurangi limbah plastik dan memastikan lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang, kata Menteri Lingkungan Michael Gove, Rabu.
Larangan tersebut dikecualikan bagi orang-orang dengan kebutuhan medis atau penyandang disabilitas, yang dapat terus menggunakan sedotan plastik.
Dengan demikian, apotek terdaftar akan diizinkan untuk menjual sedotan plastik, baik di toko maupun secara online.
Keputusan itu muncul setelah konsultasi terbuka mengungkapkan bahwa lebih dari 80 persen responden mendukung larangan distribusi dan penjualan sedotan plastik, sementara 90 persen mendukung larangan pengaduk minuman dari plastik dan 89 persen mendukung larangan penggunaan korek kuping.
Menurut data Departemen Lingkungan, Pangan dan Urusan Pedesaan, setiap tahunnya di Inggris, diperkirakan 4,7 miliar sedotan plastik, 316 juta pengaduk minuman plastik dan 1,8 miliar korek kuping bertangkai plastik digunakan.
Data itu memperkirakan bahwa 10 persen dari korek kuping yang telah digunakan dibuang ke toilet dan berakhir di saluran air atau laut.