Maria Elisa Hospita
12 Maret 2018•Update: 13 Maret 2018
Esat Firat
YERUSALEM
Pasukan Pertahanan Israel menggelar latihan militer berskala besar pada Minggu, yang akan berlangsung hingga sepekan mendatang.
Menurut laporan media setempat, latihan itu digelar sebagai persiapan menghadapi "kemungkinan perang".
Area permukiman dekat Jalur Gaza tidak akan dilibatkan dalam latihan.
Awal Maret, militer Israel menggelar latihan gabungan dengan militer Amerika Serikat (AS) untuk mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan serangan dari Lebanon dan Jalur Gaza. Latihan gabungan tersebut akan terus digelar hingga pertengahan Maret.
Pasukan AS dan Israel telah mengadakan latihan bersama sejak tahun 2001.
Dalam sebuah pernyataan yang dirilis Februari, Menteri Pertahanan Avigdor Lieberman mengatakan, Israel akan mengerahkan seluruh kekuatannya, termasuk angkatan darat untuk memasuki Lebanon, jika kelompok Hezbollah yang berbasis di Lebanon melancarkan perang.
Menanggapi pernyataan tersebut, Dewan Pertahanan Tertinggi Lebanon mengadakan sebuah pertemuan tingkat tinggi untuk membahas "Keamanan Lebanon" di Istana Kepresidenan Baabda di Beirut, dan memerintahkan militer untuk bersiap menghadapi kemungkinan serangan dari Israel.