Muhammad Abdullah Azzam
25 Oktober 2018•Update: 25 Oktober 2018
Afra Aksoy
GAZA
Tentara Israel melukai delapan orang Palestina pada aksi damai “Great March of Return” di selatan perbatasan Gaza.
Menurut pernyataan tertulis dari Kementerian Kesehatan di Gaza, delapan warga Palestina menderita luka-luka akibat tembakan tentara Israel pada Rabu sore terhadap warga Palestina yang melakukan aksi protes di sebelah timur perbatasan kota Rafah.
Namun Kementerian Kesehatan belum memberikan informasi rinci terkait kondisi kesehatan delapan warga Palestina itu.
Warga Palestina melancarkan aksi damai “Great March of Return” di perbatasan Jalur Gaza-Israel sejak 30 Maret lalu.
Namun, tentara Israel menembaki penduduk sipil yang menuntut untuk kembali ke tanah leluhur mereka dan pencabutan blokade ilegal terhadap Gaza yang telah diterapkan sejak 2006.
Pasukan Israel kerap membubarkan warga Palestina yang sedang melakukan aksi secara damai dengan peluru tajam.
Lebih dari 200 warga Palestina tewas dalam intervensi pasukan Israel terhadap demonstrasi damai sejak 30 Maret.
Sejak rentetan demonstrasi terakhir yang dilakukan warga Palestina dimulai pada akhir Maret, sejumlah nyawa demonstran telah melayang -- dan ribuan lainnya terluka -- oleh tentara Israel yang dikirim ke sepanjang wilayah yang bergejolak.
Secara terpisah, jet-jet tempur Israel menyerang para demonstran Palestina di sepanjang perbatasan Gaza.