Marıa Elısa Hospıta
26 Desember 2019•Update: 27 Desember 2019
Amer al-Hassani
BAGHDAD, Iraq
Menteri Pendidikan Irak Qusay al-Suhail menolak pencalonannnya sebagai perdana menteri yang baru.
Dalam sebuah surat yang ditujukan ke koalisinya, al-Bina, menteri itu mengatakan situasi saat ini "tak menguntungkan" pencalonannya untuk jabatan itu.
Koalisi yang dekat dengan Iran itu mencalonkan al-Suhail untuk menggantikan Perdana Menteri Adel Abdul-Mahdi.
PM Abdul-Mahdi mengundurkan diri awal bulan ini di tengah gelombang protes terhadap pemerintahannya.
Namun pencalonan al-Suhail disambut dengan penolakan dari para demonstran yang telah berunjuk rasa di sejumlah provinsi sejak Oktober untuk memprotes buruknya kondisi kehidupan dan maraknya praktik korupsi.
Sementara itu, media lokal melaporkan bahwa koalisi akan mencalonkan Gubernur Basra Asaad al-Eidani untuk jabatan perdana menteri.
Menurut Komisi Hak Asasi Manusia Irak, setidaknya 496 orang tewas dan 17.000 lainnya luka-luka dalam aksi protes itu.
* Ahmed Asmar turut melaporkan dari Ankara