Maria Elisa Hospita
27 November 2019•Update: 28 November 2019
Ayhan Şimşek
BERLIN
Kanselir Jerman Angela Merkel menyoroti pentingnya geostrategi Turki untuk NATO dan mendesak persatuan dan kerja sama yang lebih erat di antara negara-negara sekutu.
Di hadapan anggota parlemen di Bundestag, Merkel menolak seruan beberapa anggota parlemen oposisi untuk mengusir Turki dari aliansi NATO.
"Turki harus tetap menjadi anggota NATO, karena keanggotaan Turki adalah kepentingan strategis untuk NATO," tegas kanselir.
Pernyataan Merkel dikeluarkan menjelang pertemuan puncak para pemimpin NATO di London yang akan berlangsung pada 3-4 Desember.
Turki meluncurkan operasi militer di utara Suriah bulan lalu untuk mengusir kelompok teroris YPG / PKK dan membangun zona aman di sepanjang perbatasan Turki - Suriah.
Beberapa anggota NATO, termasuk Amerika Serikat, Prancis, dan Jerman, mengkritik operasi itu. Mereka prihatin akan potensi krisis kemanusiaan dan ketidakstabilan di kawasan tersebut.
Dalam lebih dari 30 tahun kampanye terornya melawan Turki, PKK - yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS, dan Uni Eropa - bertanggung jawab atas kematian 40.000 jiwa, termasuk perempuan, anak-anak dan bayi.
YPG adalah cabang PKK di Suriah.