Rhany Chairunissa Rufinaldo
19 Februari 2021•Update: 19 Februari 2021
Gabriel Toueg
SAO PAULO, Brasil
Jumlah kasus Covid-19 di Brasil telah melampaui angka 10 juta, menurut data Universitas Johns Hopkins Amerika Serikat pada Kamis.
Dengan 10.030.626 kasus yang dikonfirmasi hingga saat ini, negara itu memiliki jumlah infeksi tertinggi ketiga setelah AS dan India.
Brasil mencatat lebih dari 49.000 kasus baru pada Kamis.
Sejak 8 Januari, negara tersebut telah mencatat rata-rata penambahan kasus harian di atas 40.000, bahkan sempat mencapai lebih dari 56.000 pada 14 Januari.
Pada Kamis, negara itu mencatat jumlah kematian tertinggi kelima dalam 24 jam, yakni mencapai 1.432, sehingga total kematian akibat virus menjadi 243.610.
Brasil berada di urutan kedua setelah AS dalam hal jumlah kematian karena Covid-19.
Meskipun Brasil memiliki sekitar 2,7 persen dari populasi dunia, atau sekitar 213 juta penduduk, kasus virus korona negara tersebut menyumbang lebih dari 9 persen dari kasus global yang dikonfirmasi.
AS, dengan sekitar 4,3 persen dari populasi dunia, menyumbang lebih dari seperempat jumlah kasus global.
Negara Amerika Selatan itu juga menyumbang sekitar 10 persen dari kematian akibat COVID-19 dunia.
Di benua Amerika, AS dan Brasil sejauh ini merupakan negara dengan jumlah kasus tertinggi.
Vaksinasi Covid-19 di Brasil dimulai dengan lambat karena sejumlah masalah terkait perolehan dosis dan distribusi vaksin.
Meski begitu, Brasil telah memvaksinasi 3 juta orang dengan dosis pertama per 4 Februari, sekitar 18 hari setelah program resmi dimulai.
Sebagai perbandingan, di antara negara yang paling banyak memvaksinasi Covid-19, Israel telah menerapkan 601,4 dosis per 1.000 penduduk, Uni Emirat Arab 360,4 dan Inggris 155,1.
Hingga saat ini, sekitar 5,5 juta orang telah menerima dosis pertama vaksin di 26 negara bagian dan Distrik Federal. Jumlah ini mewakili sekitar 2,6 persen dari populasi negara.
Sejauh ini, hanya sekitar 309.000 orang yang telah diberikan dosis kedua, atau 0,15 persen dari jumlah populasi.
Namun, vaksinasi di banyak kota di Brasil, termasuk ibu kota negara bagian, harus dihentikan pekan ini karena kekurangan dosis.