Rıskı Ramadhan
13 November 2017•Update: 14 November 2017
ANKARA
Turki – Jumlah korban tewas akibat gempa berkekuatan 7,2 skala Richter di Iran bertambah menjadi 155 orang, kata Anggota Parlemen Iran Ferhad Tejri kepada kantor berita Tasnim. Sejumlah 1.500 lainnya di Iran terluka.
Pusat gempa berada di 32 kilometer barat daya dari kota Halabja, Irak, dekat dengan perbatasan Iran, kata Badan Survei Geologi Amerika Serikat pada Minggu petang.
Kepala Daerah Darbandikhan, Sulaymaniyah yang terletak di area Pemerintahan Regional Kurdistan (KRG), Irak, mengatakan 4 orang tewas akibat gempa di daerah Darbandikhan. Sedangkan di Kota Kalar dilaporkan 2 orang tewas.
Pihak medis Sulaymaniyah mengatakan setidaknya 50 orang terluka di daerah Darbandikhan, Sulaymaniyah.
Sesaat setelah gempa, pembacaan shalawat bergema di seluruh masjid di Irak. Provinsi Kermanshah mengumumkan 3 hari berkabung di seluruh wilayahnya.
Guncangan itu disusul sekitar selusin gempa susulan berkisar antara 3,1 hingga 4,1 SR.
Layanan telepon, internet dan listrik di sejumlah kota-kota dilaporkan rusak dan tidak berfungsi.
Gempa terasa hingga sebelah tenggara dan timur Turki, termasuk Provinsi Diyarbakir, Batman, Mardin, Hakkari, Van, Mus dan Sirnak. Selain itu, guncangan juga dirasakan di Kuwait, Suriah, Lebanon, dan Pakistan.