Muhammad Nazarudin Latief
13 Juni 2018•Update: 14 Juni 2018
Muhammad Latief
JAKARTA
Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj menyatakan kedatangan Katim Aam Yahya Cholil Staquf ke acara American Jewish Committee (AJC) Global Forum di Israel, tidak dilakukan secara pribadi dan tidak mengatasnamakan organisasi.
“Terus terang saja kami tidak tahu menahu. Beliau pergi kesana tanpa kordinasi atau memberitahu PBNU,” ujar Kyai Said, dalam sebuah video yang dirilis oleh PBNU, Selasa.
Yahya hadir di AJC Global Forum yang berlangsung di Al Quds, 10-13 Juni 2018. Yahya hadir sebagai pembicara terkait tema dialog antar-agama dan hubungan Muslim-Yahudi. Anggota Watimpres ini berdialog dengan Direktur Hubungan Antaragama Internasional AJC Rabbi David Rosen.
Kyai Said mengatakan, kedatangan Yahya tidak membawa misi dari Nahdlatul Ulama, ormas keagamaan terbesar di Indonesia. Menurutnya, tidak ada kerja sama antara NU dan Israel
“Wallahi, Demi Allah ini tidak benar.”
Yahya, menurut Kyai Said juga tidak berkoordinasi dengan PBNU saat dirinya bertemu dengan Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Mike Pence Mei lalu.
Kyai Said menegaskan sikap NU yang menganggap Israel melakukan agresi dan penjajahan atas Palestina.
“Sejak dulu hingga seterusnya NU berpihak pada Palestina, bangsa yang ditindas oleh Israel dengan kejam. Kami mendoakan agar Palestina diberi kekuatan menghadapi ini,” ujar dia.