Qais Abu Samra, Afra Aksoy
31 Januari 2018•Update: 31 Januari 2018
Qais Abu Samra, Afra Aksoy
RAMALLAH, Palestina
Badan Pengungsi PBB untuk Palestina atau UNRWA melontarkan permintaan dana sebesar USD 800 juta untuk membiayai aktivitas mereka di kawasan itu, Selasa.
Dalam sebuah statemen, Komisioner Jenderal UNRWA Pierre Krahenbuhl mengatakan pengungsi Palestina di kawasan tersebut "bergantung pada UNRWA untuk menyediakan bantuan penting, termasuk makanan, air, tempat tinggal dan perlengkapan media".
UNRWA menyediakan bantuan untuk sekitar 5,9 juta pengungsi Palestina di wilayah Palestina, Yordania, Lebanon dan Suriah.
Dana USD 800 juta itu, kata Krahenbuhl, akan membantu mereka "terus memberikan bantuan yang diperlukan mereka yang terdampak situasi yang makin buruk".
"Krisis finansial yang kami hadapi ini datang menyusul pemotongan dana dari AS dan mengancam kemampuan kami memberikan layanan untuk pengungsi," kata dia.
Permohonan itu dibuat setelah Amerika Serikat (AS) mengatakan tidak akan memberikan dana bantuan USD 65 juta kepada UNRWA "hingga dipastikan nanti".
Tahun lalu, total kontribusi Washington untuk UNRWA mencapai lebih dari USD 350 juta.