Astudestra Ajengrastrı
03 Juli 2018•Update: 03 Juli 2018
Alex Jensen
SEOUL
Sebanyak 100 delegasi atlet Korea Selatan, pejabat pemerintahan dan jurnalis melakukan perjalanan ke Korea Utara pada Selasa, untuk menghadiri pertandingan basket antar-Korea yang diadakan pertama kali dalam 15 tahun terakhir.
Empat pertandingan persahabatan di Pyongyang pada Rabu dan Kamis ini pertama kali diusulkan pada April dalam pertemuan tingkat tinggi kedua kepala negara, Moon Jae-in dan Kim Jong-un, dan ditindaklanjuti dalam serangkaian perbincangan.
Delegasi Korsel -- yang dipimpin oleh Menteri Unifikasi Cho Myoung-gyon dan terdiri dari tim putra dan putri -- terbang ke Korut dengan dua pesawat militer pada sekitar pukul 10.00 pagi waktu setempat (0100GMT).
Penerbangan komersial yang menghubungkan kedua Korea saat ini masih sangat jarang karena adanya pembatasan perjalanan, lantaran ketegangan selama puluhan tahun antara kedua negara.
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, diketahui seorang penggemar berat olahraga basket.
Basket putri juga merupakan satu dari tiga cabang olahraga yang akan diikuti tim gabungan kedua Korea di Asian Games yang diadakan bulan depan di Indonesia.
Ini merupakan contoh terbaru diplomasi olahraga antar-Korea setelah sebelumnya kedua negara mengirim delegasi gabungan untuk bertarung di cabang olahraga hoki es di Winter Olympics pada Februari lalu.