Maria Elisa Hospita
17 Oktober 2018•Update: 17 Oktober 2018
KAIRO
Militer Mesir telah menaklukkan 450 "teroris" di Sinai sejak operasi militer di wilayah semenanjung yang bergejolak itu dimulai delapan bulan lalu.
"Sekitar 450 teroris telah ditaklukkan sejak Operasi Sinai 2018 dimulai pada Februari," kata juru bicara militer, Tamer Rifai saat diwawancarai televisi Arab Saudi, Al-Arabiya, pada Selasa.
"Operasi itu, bagaimana pun, telah diperpanjang untuk melindungi keselamatan penduduk sipil," kata dia lagi.
Selama operasi tersebut, pasukan Mesir berhasil "menghancurkan kamp-kamp teroris dan menghancurkan sejumlah alat peledak".
Operasi Sinai bertujuan mengeliminasi kelompok-kelompok bersenjata yang beroperasi di utara dan pusat Sinai, Gurun Barat Mesir, dan delta Sungai Nil.
Semenanjung Sinai menjadi pusat pemberontakan militan sejak 2013, ketika Mohamed Morsi - presiden Mesir terpilih pertama - digulingkan dalam kudeta militer.