Diyar Guldogan
ANKARA
NATO menyambut baik "transparansi" Turki dalam operasi Operasi Ranting Zaitun yang sedang berlangsung di Afrin, Suriah, kata sekretaris jenderal aliansi itu pada Senin.
"Menteri [Luar Negeri] Cavusoglu telah menjelaskan pada saya tentang Operasi Ranting Zaitun, dan saya berterima kasih atas transparansi yang terus berlanjut dari Turki tentang hal ini," kata Jens Stoltenberg pada konferensi pers dengan Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu di ibu kota Ankara.
Turki meluncurkan Operasi Ranting Zaitun pada 20 Januari untuk membasmi kelompok teroris YPG/PKK dan Daesh dari Afrin di barat laut Suriah, di tengah meningkatnya ancaman dari kawasan itu.
Stoltenberg mengatakan Turki telah melakukan banyak hal untuk NATO meski menghadapi tantangan keamanan yang "serius".
"Tidak tidak ada sekutu NATO yang lebih banyak menghadapi teror jika dibandingkan Turki," kata dia.
Pemimpin NATO mengatakan Turki memainkan peran "kunci" dalam aliansi, memberikan kontribusi untuk operasi NATO dan upaya memerangi Daesh.
Cavusoglu mengatakan dia dan Stoltenberg membahas masalah-masalah regional, termasuk Suriah, Libya, Irak, dan pertemuan NATO yang akan diadakan di Brussel pada Juli mendatang.
Dia mengatakan Stoltenberg telah mengunjungi Turki tujuh kali hingga saat ini.
"Ini adalah tanda pentingnya Turki sebagai sekutu," kata Cavusoglu.
- Dukungan lebih dari NATO
Menteri luar negeri Turki menyatakan Turki mendukung proses perluasan NATO dan proses keanggotaan Georgia, Makedonia dan Bosnia dan Herzegovina.
Dia mengatakan Turki berperang melawan semua jenis organisasi teroris.
"Kami menanti lebih banyak dukungan dari NATO dalam perjuangan kami melawan terorisme," ujar Cavusoglu.
Stoltenberg mengatakan kedua pihak juga membahas dugaan serangan kimia di wilayah Douma, Suriah.
"NATO mengutuk keras penggunaan senjata kimia yang telah berulang kali oleh rezim Suriah, yang merupakan ancaman terhadap perdamaian dan keamanan internasional. Pelakunya harus dimintai pertanggung jawaban," tambah dia.
Sekjen NATO kembali menegaskan bahwa tidak ada solusi militer untuk konflik ini dan NATO "sepenuhnya" mendukung upaya yang dipimpin PBB.
Stoltenberg berterima kasih kepada Turki karena mendukung serangan udara yang dipimpin AS terhadap rezim Assad.
AS, Inggris dan Perancis pada Sabtu pagi meluncurkan serangan udara ke fasilitas senjata kimia rezim Assad di Suriah.
Serangan tersebut merupakan tanggapan terhadap rezim Assad yang diduga meluncurkan serangan kimia di Douma, Suriah yang menewaskan 78 warga sipil dan melukai ratusan lainnya.
news_share_descriptionsubscription_contact

