Maria Elisa Hospita
05 Januari 2018•Update: 07 Januari 2018
Olarewaju Kola
MAIDUGURI, Nigeria
Nigeria hari ini memulai evakuasi atas 5.037 warganya yang diyakini terlantar di Libya.
"Sebanyak 5.037 warga yang terlantar telah diidentifikasi untuk evakuasi," kata Sani Datti, juru bicara Badan Manajemen Darurat Nasional, lewat sebuah pernyataan, Kamis.
Langkah tersebut dilakukan setelah adanya laporan bahwa ratusan migran Afrika ditahan sebagai budak di Afrika Utara.
Datti mengatakan, latihan "evakuasi besar-besaran" dimulai pada Jumat pagi, yakni dua hari setelah delegasi Nigeria pimpinan Menteri Luar Negeri Geoffrey Onyema mengunjungi ibu kota Libya, Tripoli.
"Misi Nigeria di Libya berkoordinasi dengan Organisasi Internasional untuk Migrasi untuk mengidentifikasi migran Nigeria," jelas Datti.
Ia mengatakan bahwa pusat layanan penerimaan telah didirikan di selatan Port Harcourt, Nigeria. Warga yang kembali akan disambut dan didata sebelum nantinya dikirim ke wilayah asal mereka.
Sebuah video yang menampakkan banyak pemuda Nigeria ditahan di kamp tahanan atau melakukan kerja paksa di Libya tersebar luas di media sosial di Nigeria.
Video tersebut memancing amarah rakyat Nigeria, sehingga Senat Nigeria segera menetapkan sebuah resolusi untuk mengevakuasi warga Nigeria dari negara di Afrika Utara tersebut.