Rhany Chairunissa Rufinaldo
04 Maret 2019•Update: 05 Maret 2019
Ekip
ABU DHABI
Forum negara-negara Islam mendesak India dan Pakistan untuk mengendalikan diri dan menyelesaikan perbedaan melalui cara-cara damai.
Berbicara pada sesi penutupan pertemuan tingkat menteri Organisasi Kerjasama Islam (OKI) di Abu Dhabi pada Sabtu, Sekretaris Jenderal Yousef bin Ahmed Al-Othaimeen mengatakan badan pan-Muslim itu mengikuti perkembangan peristiwa berdarah dan pelanggaran terhadap rakyat Jammu dan Kashmir tersebut dengan keprihatinan mendalam.
"OKI menyerukan kepada India dan Pakistan untuk menunjukkan pengendalian diri dan menyelesaikan perbedaan melalui cara-cara damai, sejalan dengan resolusi legitimasi internasional," kata Al-Othaimeen.
Ketegangan antara dua tetangga bersenjata-nuklir itu meningkat setelah bom bunuh diri di wilayah Kashmir yang dikelola India pada pertengahan Februari yang menewaskan lebih dari 40 tentara India.
Serangan itu diklaim oleh Jaish-e-Mohammed (JeM), sebuah kelompok militan yang telah dilarang Pakistan sejak 2002, tetapi India menuduh Islamabad menyediakan tempat berlindung bagi kelompok tersebut.
Pada Rabu, seorang pilot India ditahan di Pakistan setelah pesawatnya jatuh dalam pertempuran udara dengan jet Pakistan di sepanjang perbatasan yang disengketakan.
Kelompok-kelompok perlawanan Kashmir di Jammu dan Kashmir telah berperang melawan pemerintahan India untuk kemerdekaan atau untuk penyatuan dengan negara tetangga Pakistan.
Menurut sejumlah organisasi hak asasi manusia, ribuan orang dilaporkan tewas dalam konflik di wilayah tersebut sejak 1989.