Behlül Çetinkaya
04 Mei 2018•Update: 04 Mei 2018
Behlül Çetinkaya
ISLAMABAD
Pakistan pada Kamis kemarin kembali membuka Pintu Perbatasan Ghulam Khan yang ditutup empat tahun lalu, karena ancaman kelompok teroris Taliban dan ketegangan antara hubungan Pakistan dan Afghanistan.
Menurut pernyataan kepada Anadolu Agency oleh seorang pejabat pemerintah yang tidak ingin disebutkan namanya, operasi Zarba Azb berhasil membersihkan kawasan perbatasan itu dari organisasi teroris Taliban, sehingga pintu perbatasan tersebut kembali dapat dibuka untuk orang-orang yang bepergian dan konvoi perdagangan.
Sebelum pintu itu ditutup, volume perdagangan antar kedua negara mencapai USD2,7 miliar. Namun pejabat itu mengatakan volume perdagangan sempat menurun hingga USD1,4 miliar setelah pintu tersebut ditutup.
Pintu Perbatasan Ghulam Khan merupakan gerbang perbatasan terbesar ketiga antara kedua negara yang terletak di provinsi Waziristan.
Pada bulan April, Pakistan telah melakukan uji coba pembukaan pintu perbatasan tersebut selama beberapa waktu, setelah kawasan tersebut dibersihkan dari kelompok teroris.
Perkembangan di wilayah tersebut diprakarsai oleh para pemimpin kedua negara yang melakukan pertemuan pada bulan lalu di Afghanistan.
Dalam pertemuan itu kedua pihak sepakat untuk mengurangi ketegangan antara kedua negara, serta berupaya untuk meningkatkan perdagangan dan berjuang bersama melawan terorisme.