Zeynep Tüfekçi
05 Desember 2017•Update: 06 Desember 2017
Zeynep Tüfekçi
SANAA, Yaman
Jet tempur milik pasukan koalisi yang dipimpin Arab Saudi dilaporkan menembaki Istana Presiden di ibukota Sanaa, Yaman.
Menurut informasi yang didapat dari saksi mata di lokasi, pasukan koalisi melancarkan serangan udara intensif ke beberapa titik milik Houthi, termasuk Istana Presiden di daerah At-Tahrir, Sanaa.
Menurut saksi mata, pasukan koalisi menembakkan delapan serangan udara ke Istana Kepresidenan yang untuk pertamanya kalinya dibom oleh pasukan koalisi. Serangan tersebut juga menyebabkan kerusakan bangunan di sekitar.
Selain itu, pasukan koalisi juga dilaporkan melakukan enam serangan udara ke kediaman presiden di Distrik Al-Sabeen di selatan Sanaa dan dua serangan ke Sekolah Polisi dan Police Officers' Club di pusat ibu kota.
Di sisi lain, Beberapa aktivis mengumumkan bahwa militan Houthi membunuh Saleh menggunakan lebih dari 30 peluru.
Seorang pejabat senior dari partai Kongres Rakyat Umum yang diketuai Saleh membenarkan bahwa mantan Presiden Saleh dibunuh oleh milisi Houthi pada Senin.
Houthi meledakkan kediaman Saleh dengan bahan peledak yang telah mereka pasang di pagi harinya.
Houthi kemudian menghentikan konvoi mobil Saleh saat menuju ke kampung halamannya di Sanhan. Saleh dibawa ke sebuah tempat dan dibunuh dengan tembakan di kepala.
Pendukung Saleh dan Houthi melancarkan aksi bersenjata melawan pemerintahan yang sah sejak 2014, setelah berselisih sekian lama. Konflik antar pihak kembali berkobar di Sanaa pada Sabtu pagi.