Maria Elisa Hospita
07 April 2019•Update: 08 April 2019
Walid Abdullah
TRIPOLI
Pasukan yang setia kepada Khalifa Haftar, komandan militer yang berbasis di Libya Timur, pada Sabtu mengklaim telah mengambil kendali penuh atas Bandara Internasional Tripoli.
"Pasukan sedang melancarkan operasi untuk mengamankan bandara dan situs-situs penting lainnya di ibu kota dalam beberapa jam mendatang," kata divisi informasi perang pasukan Haftar dalam sebuah pernyataan.
Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) yang didukung PBB belum menanggapi klaim tersebut.
Pada Kamis, Haftar melancarkan kampanye militer untuk merebut Tripoli dari pasukan GNA.
Libya masih dilanda gejolak sejak 2011, ketika pemberontakan yang didukung NATO menyebabkan tewasnya Presiden Muammar Gaddafi setelah empat dekade berkuasa.
Sejak itu, perpecahan politik Libya telah menghasilkan dua kursi kekuasaan yang saling bersaing: satu di timur Kota Al-Bayda; dan satu lagi di Tripoli.
*Mahmoud Barakat turut berkontribusi dalam laporan ini