28 September 2017•Update: 29 September 2017
ANKARA
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengaku khawatir atas meningkatnya serangan udara yang menewaskan warga sipil di Idlib, Suriah.
Juru Bicara Sekjen PBB Stephane Dujarric menjelaskan akhir-akhir ini terjadi serangan terhadap kota Idlib yang padat penduduk.
Dujarric mengatakan sebuah sekolah hancur total dan infrastruktur sipil rusak akibat serangan udara. Selain itu, kontak senjata dan pertempuran berlangsung di wilayah Fua dan Kefraya, hari ini.
"80 orang tewas tertembak saat melarikan diri dari pedesaan Hama pada 26 September. Banyak korban luka-luka," kata Dujarriz, Kamis.
Dalam serangan udara pada 25 September, 27 orang tewas dan 58 orang luka-luka, tambahnya.
Dujarriz mengaku khawatir atas keselamatan 1 juta warga Suriah menyusul operasi militer dan serangan udara di Deyruz Zor.
Bulan lalu, 100 ribu orang terpaksa mengungsi dari rumah mereka dan 50 ribu orang telah melarikan diri pekan lalu, tutupnya.