Rhany Chairunissa Rufinaldo
28 Mei 2019•Update: 28 Mei 2019
Aysar al-Iss
GAZA, Palestina
Sebuah pengadilan di Jalur Gaza melarang peredaran Al-Hayat al-Jadida, sebuah surat kabar yang pro terhadap Presiden Palestina Mahmoud Abbas, lansir kantor berita Palestina WAFA, Senin.
Menurut WAFA, keputusan itu dibuat setelah Menteri Dalam Negeri Gaza menuduh surat kabar itu memuat materi yang mempromosikan hasutan dan provokasi.
Berbasis di kota Al-Bireh, Tepi Barat, Al-Hayat al-Jadida adalah surat kabar resmi dari Otoritas Palestina yang berbasis di Ramallah.
Baik kantor kejaksaan umum Gaza maupun biro media pemerintah yang dikelola Hamas belum memberikan tanggapan terhadap keputusan tersebut.
Namun dalam pernyataannya pada Senin, Blok Jurnalis Palestina, sebuah LSM yang dikenal dekat dengan Hamas (yang telah memerintah Gaza sejak 2007), menuntut diakhirinya hasutan dan kebencian yang disebarkan oleh Saluran TV Palestina dan koran Al-Hayat al-Jadida.
Sementara itu, Sindikat Jurnalis Palestina mengutuk tindakan tersebut, memperingatkan Hamas tentang konsekuensi potensial dari keputusannya.
"Sindikat mengkonfirmasi penolakan total terhadap putusan pengadilan ini," kata organisasi itu dalam sebuah pernyataan.