Astudestra Ajengrastrı
22 Juni 2018•Update: 23 Juni 2018
Walid Abdullah
TRIPOLI (AA) – Penjaga Pantai Libya menyelamatkan lebih dari 230 imigran ilegal dari lepas pantai utara negara tersebut, kata Angkatan Laut Libya pada Jumat.
Pernyataan dari pasukan angkatan laut itu senada dengan Pemerintah Konsensus Nasional yang berkata bahwa 237 imigran gelap, termasuk wanita dan anak-anak, diselamatkan dalam dua operasi terpisah di pesisir pantai Kota Al-Qaraboli.
Operasi ini dilakukan di kilometer ke-20 dan 26 di sebelah utara kota tersebut, kata pernyataan itu, yang menambahkan bahwa mayoritas imigran yang diselamatkan merupakan warga Somalia.
Mereka kemudian dikirim ke pusat pengungsian di Distrik Tajura, Tripoli, setelah menerima bantuan kemanusiaan yang dibutuhkan.
Sekitar 785 imigran tewas di Laut Tengah tahun ini saat berusaha berlayar ke Eropa, menurut Badan Migrasi PBB (IOM).
Menurut Angkatan Laut Libya, sebanyak 16.000 imigran gelap diselamatkan pada 2017.
Sejak keruntuhan otoritas pusat di Libya pada 2011, pesisir pantai sebelah barat laut negara ini telah menjadi tempat transit untuk para imigran ilegal menuju Italia dan negara-negara lain di Eropa.