22 September 2017•Update: 23 September 2017
Walid Abdullah
TRIPOLI, Libya
Lebih dari 100 migran gelap dinyatakan hilang, setelah kapal yang mengangkut mereka tenggelam di perairan Libya, kata Angkatan Laut Libya, Kamis.
Sejauh ini, patroli AL berhasil menyelamatkan 30 migran.
Kapal pengangkut migran tersebut tenggelam di wilayah Pantai Sidi Said, Libya, di barat ibukota Tripoli, kata juru bicara AL Bahar Ayoub Qasim kepada Anadolu Agency.
Mengutip para migran yang selamat, Qasim mengatakan, kapal tersebut tenggelam setelah kehabisan bahan bakar pada Jumat.
Qasim juga mengatakan bahwa ratusan migran tersebut berasal dari Afrika, dan AL tengah berupaya mencari migran yang masih belum ditemukan.
Sejak tumbangnya otoritas pusat di Libya pada 2011, pantai Mediterania telah menjadi pusat perdagangan manusia dan migrasi ilegal.
Dalam beberapa tahun terakhir, ratusan migran tewas saat menyeberang dari Afrika Utara ke selatan Eropa.