Muhammad Abdullah Azzam
15 Oktober 2019•Update: 15 Oktober 2019
Ömer Koparan, Adham Kako
JARABLUS, Suriah
Serangan organisasi teroris YPG/PKK yang menargetkan warga sipil di distrik Jarablus, Suriah pada Selasa melukai tiga anak-anak.
Kelompok teroris itu menembakkan mortir dari kota Aynul Arab (Kobane), Suriah utara ke arah sebuah kamp sipil di Jarablus, dekat perbatasan Turki.
Peluru mortir dari YPG itu jatuh ke wilayah Operasi Perisai Eufrat yang telah dibersihkan pasukan Turki pada 2016 dari kelompok teror Daesh.
Tiga anak terluka dalam serangan mortir, salah satu serangan teror terbaru dari kelompok YPG/PKK terhadap warga sipil.
Para teroris menembakkan mortir dari timur Sungai Eufrat sekitar pukul 1:30 pagi.
Anak-anak korban luka-luka sudah dirawat di rumah sakit.
YPG/PKK sebelumnya melancarkan serangan terhadap permukiman warga sipil dalam Operasi Perisai Eufrat, yang menyebabkan kematian dan luka-luka.
Turki meluncurkan Operasi Mata Air Perdamaian pada 9 Oktober untuk mengamankan perbatasannya untuk mengusir unsur-unsur teroris dan memastikan kembalinya pengungsi Suriah dengan aman serta menjaga integritas wilayah Suriah.
Menurut Turki, kelompok teroris PKK dan cabangnya YPG/PYD merupakan ancaman terbesar bagi masa depan Suriah, yang membahayakan integritas teritorial dan struktur kesatuan negara.
Selama lebih dari 30 tahun kampanye terornya melawan Turki, PKK - yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS dan Uni Eropa - bertanggung jawab atas kematian sekitar 40.000 orang, termasuk wanita, anak-anak dan bayi.