Hayati Nupus
05 November 2017•Update: 06 November 2017
Hayati Nupus
JAKARTA
Polisi Filipina menangkap WNI bernama Minhati Madrais di Illigan City, Filipina, pada Minggu pukul 09.30 waktu setempat.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto membenarkan penangkapan itu. Ia mengatakan bahwa Minhati merupakan perempuan asal Bekasi, istri dari salah satu kelompok teroris.
“Minhati istri Omar Khayam, salah satu pimpinan Kelompok Maute yang telah tewas dalam operasi militer Filipina di Marawi,” ujar Setyo kepada Anadolu Agency pada Minggu.
Berdasarkan catatan imigrasi Filipina, kata Setyo, Minhati berada di negara itu sejak 2015. Saat ditangkap di 8017 Steele Makers Village, Tubod, Iligan City, ia tengah bersama keenam anaknya.
Dari lokasi penangkapan, polisi Filipina menyita sejumlah barang bukti untuk membuat bom, berupa empat buah blasting cap, dua buah kabel detonator dan satu buah sekering waktu, juga paspor yang masa berlakunya telah habis pada 30 Januari lalu.
Hingga saat ini polisi setempat masih memeriksa Minhati bersama keenam anaknya di kantor polisi Iligan City.
Pada 17 Oktober lalu Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengumumkan Kota Marawi bebas dari cengkeraman teroris Maute. Operasi pemberantasan yang memakan waktu hampir lima bulan itu menewaskan lebih dari 1.000 orang.