Rıskı Ramadhan
27 Maret 2018•Update: 27 Maret 2018
Hamdi Yildiz, Gulsen Topcu
RAMALLAH
Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Yves Le Drian menyatakan bahwa negaranya mendukung solusi dua negara dan menentang solusi sepihak dalam konflik Israel-Palestina, demikian dilaporkan pada Selasa.
Menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri Palestina, Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al-Maliki dan Le Drian melakukan pertemuan di gedung kementerian di Ramallah.
Pertemuan tersebut membahas upaya untuk memulai kembali perundingan perdamaian yang terhenti pada tahun 2014.
Le Drian mengatakan bahwa Prancis mendukung solusi dua negara, dengan Yerusalem sebagai ibu kota dua negara.
Dia menekankan pentingnya kembali melakukan perundingan yang dia definisikan sebagai “satu-satunya jalan untuk mencapai perdamaian berkelanjutan”.
"Prancis bertekad untuk memainkan peran konstruktif untuk keuntungan semua pihak di kawasan dan meringankan penderitaan rakyat Palestina," imbuh dia.
Dalam pernyataan itu juga disebutkan bahwa Maliki memuji Prancis karena berdiri bersama Palestina di berbagai panggung internasional serta memberikan suara untuk Palestina dalam keputusan-keputusan internasional terkait masa depan permasalahan Palestina.
Dalam kunjungannya ini, Le Drian juga diterima oleh Presiden Palestina Mahmoud Abbas di Ramallah.
Selama pertemuan tersebut, Abbas menekankan perlunya mengadakan kongres perdamaian internasional yang akan membentuk sebuah mekanisme internasional untuk membuka proses perdamaian dan mengakui kedaulatan Palestina dengan perbatasan yang sesuai dengan Resolusi 1967.