Chandni
26 Februari 2018•Update: 27 Februari 2018
Elena Teslova
MOSKOW, Rusia
Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Kanselir Jerman Angela Merkel membahas situasi di Ghouta Timur lewat telepon, kata Kremlin pada Minggu.
Para pemimpin dunia itu mengungkapkan persetujuan mereka terkait resolusi gencatan senjata 30 hari di Suriah yang diterapkan oleh Dewan Keamanan PBB pada Sabtu, menurut pernyataan yang dirilis di situs resmi Kremlin.
Mereka juga setuju untuk mengadakan pertukaran informasi yang makin kuat terkait situasi di Suriah.
Sebelumnya pada Minggu, Kementerian Luar Negeri Rusia memohon agar semua pihak yang terlibat patuh pada persyaratan gencatan senjata.
Ghouta Timur yang terletak di Damaskus merupakan salah satu area yang terus dirundung kekerasan setelah dikepung selama lima tahun terakhir. Kawasan dengan 400.000 penduduk itu juga diblokir sehingga tidak bisa menerima bantuan asing.
Dalam delapan bulan terakhir, pasukan rezim Assad meningkatkan serangan terhadap Ghouta Timur dan melarang pengiriman makanan dan obat-obatan ke wilayah itu.
Perang sipil di Suriah dimulai ketika rezim Bashar al-Assad mulai menindak keras demonstrasi pro-demokrasi. Ratusan ribu warga sipil menjadi korban konflik itu yang melibatkan pasukan koalisi menyerang oposisi. Jutaan lainnya terpaksa melarikan diri dan mengungsi.