Rhany Chairunissa Rufinaldo
25 Juli 2019•Update: 25 Juli 2019
Shadi Khan Saif
KABUL, Afghanistan
Setidaknya 37 perwira polisi Afghanistan tewas dalam serangan yang dilancarkan oleh gerilyawan Taliban di titik-titik pemeriksaan keamanan di Provinsi Takhar, kata seorang pejabat, Kamis.
Ketua Dewan Provinsi Wafiullah Ameen mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa Taliban menyerbu pos pemeriksaan keamanan di distrik Ishkimish pada Rabu malam.
Menurut Ameen, 24 anggota Polisi Tata Tertib Nasional Afghanistan dan 13 anggota Polisi Nasional Afghanistan terbunuh dalam serangan itu.
Taliban mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.
Juru bicara kelompok itu, Zabihullah Mujahed, mengatakan dalam sebuah pos media sosial bahwa dua pangkalan dan dua pos pemeriksaan di distrik yang berbagi perbatasan dengan provinsi tetangga Kunduz telah diserbu.
Serangan tersebut terjadi di tengah persiapan dialog antara Taliban dan Amerika Serikat di Doha, Qatar.
Sementara itu, Ketua Kepala Staf Gabungan AS Jenderal Joseph Dunford, yang melakukan kunjungan mendadak ke negara itu, menekankan bahwa pemerintah Afghanistan dan pasukan koalisi berupaya untuk mendukung proses negosiasi dan tidak mengubah misi militer di negara itu.
“Sebagian dari masalahnya adalah bahwa Taliban bukanlah entitas monolitik, melainkan sebuah kelompok dari kumpulan kelompok dengan tingkat kemurnian ideologis dan tujuan yang berbeda, kata Dunford.
“Beberapa kelompok Taliban dapat bekerja dengan pemerintah, sementara lainnya mengambil pendekatan garis keras. Beberapa ingin semua pasukan asing segera keluar, sementara yang lain akan mengambil pendekatan berbasis kondisi,” tambah dia.
Dunford tiba di ibu kota Afghanistan, Kabul, pada Kamis untuk berkonsultasi dengan pejabat AS, NATO dan Afghanistan.