Astudestra Ajengrastrı
08 Februari 2018•Update: 08 Februari 2018
Esref Musa dan Burak Karacaoglu
IDLIB, Suriah
Sepuluh penduduk sipil dan 20 lainnya luka-luka ketika jet dari Rusia melancarkan serangan udara di utara Suriah, kata petugas keamanan lokal pada Rabu.
Para korban berjatuhan ketika serangan terjadi di Distrik Ma'arrat al-Numan, Idlib, pada Selasa malam, kata Mustafa Haj Youssef, kepala badan pertahanan White Helmets, kepada Anadolu Agency.
Komandan kelompok oposisi sekaligus ketua titik pengamatan yang dibangun oleh kelompok anti-rezim, Abu Bahar, juga berkata Rusia menjatuhkan misil balistik di Laut Tengah.
Sepekan ini, belasan korban tewas di Idlib karena pesawat-pesawat Rusia dan rezim menargetkan serangan mereka ke daerah pemukiman penduduk dan kamp pengungsi.
Idlib merupakan salah satu area de-eskalasi yang disokong oleh Turki, Rusia, dan Iran, di mana tindak kekerasan dilanrang keras.
Idlib yang kini diduduki oleh kelompok anti-rezim terus menjadi target serangan udara di dua bulan terakhir. Pada Januari saja, 211 penduduk terbunuh dan 1.447 luka-luka.
Suriah terus berada dalam pusaran konflik sejak 2011, ketika rezim Assad menyerang para pendemo dengan kekerasan yang brutal.