Burak Bir
07 April 2026•Update: 07 April 2026
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez kembali menyerukan penghentian segera perang di Timur Tengah, seraya memperingatkan bahwa eskalasi konflik akan membawa dampak global yang merusak.
“Kita semua menginginkan Timur Tengah yang makmur dan damai,” tulis Sanchez di platform media sosial X milik perusahaan AS, setelah melakukan pembicaraan telepon dengan Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi, Raja Yordania Abdullah II, serta Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani.
Sanchez menegaskan bahwa Spanyol menuntut penghentian segera perang tersebut.
“Eskalasi konflik akan menjadi kemunduran global yang menghancurkan,” tambahnya.
Kawasan Timur Tengah berada dalam kondisi siaga sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan gabungan ke Iran pada 28 Februari, yang hingga kini menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu Ayatollah Ali Khamenei.
Teheran membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, Yordania, Irak, serta negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer AS, dan juga membatasi pergerakan kapal di Selat Hormuz.