24 Juli 2017•Update: 24 Juli 2017
Shadi Khan Saif
KABUL, Afghanistan
Setelah kehilangan pijakan di selatan propinsi Helmand, kelompok Taliban meluncurkan serangan intens di Afghanistan utara, menduduki dua distrik setelah bentrokan berdarah.
Pihak berwenang Afghanistan memastikan pada Minggu bahwa distrik Taywara di propinsi Ghor serta distrik Kohistan di propinsi Faryab jatuh ke tangan Taliban.
Gubernur Ghor Ghulam Naser Khazeh mengatakan kepada Anadolu Agency Taywara jatuh ketika ratusan pemberontak menyerang wilayah itu dari berbagai arah pada Sabtu malam, namun Ghulam tidak menyebutkan jumlah korban.
Iqbal Nizami, juru bicara kepolisian setempat, memastikan 5 anggota militer Afghanistan tewas pada bentrokan tersebut dan 5 lagi terluka.
“Pasukan musuh menderita kerugian besar dalam bentuk prajurit dan peralatan, dan kami merampas jumlah besar senjata api dan amunisi,” bunyi pernyataan Taliban menjelaskan serangan mereka di Taywara.
Di area lainnya Taliban tampaknya tidak menghadapi perlawanan keras ketika menyerang Kohistan di propinsi Faryab pada Minggu dini hari. Abdul Karim Youresh, juru bicara kepolisian setempat, mengatakan pasukan keamanan mundur ke desa Khair Abad. Namun ia menjanjikan operasi massal untuk merampas balik wilayah tersebut.
Beberapa bentrokan terbaru mulai awal pekan ini ketika Pasukan Keamanan Nasional Afghanistan, didukung oleh kekuatan udara AS., berhasil merebut kembali distrik Nawa yang bergolak di provinsi Helmand setelah lebih dari setahun dibawah kuasa Taliban.
Pihak berwenang mengkonfirmasi setidaknya 82 anggota Taliban dan 11 anggota kepolisian tewas pada bentrokan di Helmand sejak Rabu.
Helmand terletak di selatan wilayah lahirnya gerakan Taliban dan dikenal menghasilkan opium dalam jumlah yang sangat banyak. Wilayah itu merupakan salah satu yang paling tidak aman di Afghanistan, dengan anggota Taliban menguasai beberapa area di sana.