Muhammad Abdullah Azzam
06 September 2018•Update: 06 September 2018
Esat Fırat
YERUSALEM
Pasukan Israel pada Kamis menahan delapan warga Palestina dalam penggerebekan malam yang dilakukan di wilayah Tepi Barat yang diduduki, menurut pernyataan dari pasukan tentara Israel, Kamis.
Pasukan Israel kerap menahan warga Palestina di wilayah Tepi Barat dan Yerusalem Timur dengan alasan “terlibat dalam aktivitas terorisme".
Menurut data Palestina, sekitar 6.500 warganya saat ini berada di penjara-penjara Israel, termasuk sejumlah besar wanita, sekitar 350 anak-anak, dan setidaknya enam anggota Dewan Legislatif Palestina.
Berdasarkan data Asosiasi Tahanan Palestina terdapat sekitar 6.000 warga Palestina yang menerima hukuman penjara seumur hidup di penjara-penjara Israel.
Berdasarkan data resmi pemerintah, sekitar 6.500 warga Palestina saat ini mendekam di penjara Israel, termasuk 62 perempuan dan sekitar 350 anak di bawah umur.
Militer Israel sering melaksanakan razia di Tepi Barat dengan dalih mencari orang-orang Palestina yang "termasuk dalam daftar orang-orang yang dicari".
Wilayah Palestina diliputi ketegangan sejak Desember lalu, ketika Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara sepihak mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
Yerusalem Timur, yang diduduki oleh Israel pada 1967, masih menjadi poros konflik Timur Tengah selama puluhan tahun.