Muhammad Abdullah Azzam
19 September 2018•Update: 19 September 2018
Mustafa Deveci
YERUSALEM
Dua demonstran Palestina tewas setelah tertembak peluru tajam oleh pasukan Israel di perbatasan Gaza, menurut pernyataan tertulis dari Departemen Kesehatan Palestina di Gaza.
Pernyataan sama menulis, tentara Israel pada Selasa sore menembaki warga Palestina yang melakukan demonstrasi menentang blokade Gaza di dekat perbatasan utara Gaza.
Otoritas Palestina belum menginformasikan identitas dua warga yang tewas oleh pasukan Israel di perbatasan Gaza itu.
Warga Palestina melancarkan aksi damai “Great March of Return” di perbatasan Jalur Gaza- Israel sejak 30 Maret lalu. Namun, tentara Israel menembaki penduduk sipil yang menuntut untuk kembali ke tanah leluhur mereka dan pencabutan blokade ilegal terhadap Gaza yang telah diterapkan sejak 2006.
Pesawat jet Israel pada Senin tengah malam melancarkan serangan ke daerah sekitar Desa Al-Qarara, di sebelah timur Khan Yunus. Dua warga Palestina tewas dalam serangan udara Israel itu.
Menurut militer Israel, dua warga Palestina tersebut mendekati kawat perbatasan dan "menaruh objek mencurigakan" di perbatasan Gaza.
Di sisi lain, Polisi Israel pada Selasa menembak mati seorang warga Palestina di Yerusalem Timur.
Menurut pernyataan dari Kementerian Kesehatan Palestina, polisi Israel menembaki peluru tajam di Distrik Kota Tua Yerusalem Timur.
Warga Palestina itu tewas di tempat kejadian, sementara polisi Israel menutup semua gerbang Kota Tua untuk sementara waktu.
Media Israel mengungkapkan bahwa warga Palestina itu bermaksud melakukan serangan dengan pisau.