04 September 2017•Update: 04 September 2017
Fuat Kabakci
XIAMEN, Tiongkok
Presiden Tiongkok dalam upacara pembukaan konferensi blok negara-negara kekuatan ekonomi dunia Brazil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan (BRICS) mengatakan, jika negara-negara menentang “segala bentuk” terorisme, maka teroris akan susah bertahan.
“Jika kita menentang semua bentuk terorisme, memahami gejala maupun akar permasalahannya, teroris tidak akan punya tempat bersembunyi,” tegas Xi Jinping.
Xi mengatakan bahwa tahun ini negara-negara BRICS menggelar pertemuan untuk membahas keamanan cyber dan memerangi terorisme.
“Kita harus menjunjung tinggi prinsip dan tujuan Piagam PBB, menjaga norma-norma dasar hubungan internasional, dan menentang hegemoni dan politik kekuasaan,” tambahnya.
Ia juga mengatakan bahwa BRICS seharusnya memperluas jangkauannya ke lebih banyak negara dan orang, sebuah tujuan yang telah ditolak oleh anggota blok lainnya.
Pertemuan puncak yang kesembilan akan berlanjut hingga Selasa, di tenggara Kota Xiamen, Tiongkok. Di antara topik yang akan dibahas dalam pertemuan puncak adalah pertumbuhan ekonomi global, perdagangan, investasi, kerja sama, dan komunikasi.
Menurut data tahun 2015, populasi negara-negara BRICS lebih dari 3 miliar jiwa.