Rhany Chairunissa Rufinaldo
13 Maret 2019•Update: 14 Maret 2019
Fatih Hafiz Mehmet
ANKARA
Ghazali Jaafar, seorang tokoh penting Muslim Moro Filipina, meninggal pada Rabu pagi, menurut pernyataan dari Front Pembebasan Islam Moro (MILF).
Pernyataan itu mengatakan bahwa Wakil Ketua 1 MILF dan Ketua Otoritas Transisi Bangsamoro (BTA) Ghazali Jaafar meninggal dunia pada usia 76 di Kota Davao.
Penyebab kematiannya tidak dijelaskan, namun, pernyataan itu mengatakan bahwa Jaafar terserang stroke pada Juli tahun lalu ketika berada di Metro Manila setelah Komite Konferensi Bicameral Kongres menyetujui versi akhir dari Undang-undang Organik Bangsamoro (BOL).
"Ketika masih hidup, Jaafar jujur dan terus terang dalam percakapannya dengan pejabat pemerintah yang terkait dengan UU Bangsamoro," kata pernyataan itu.
Ketua MILF Haji Murad Ebrahim dilantik sebagai menteri utama pemerintah sementara Bangsamoro pada 22 Februari, setelah referendum dua putaran yang diadakan pada 21 Januari dan 6 Februari di Mindanao untuk memberikan otonomi kepada Muslim Moro.
Undang-undang Organik Bangsamoro di Filipina secara resmi disahkan pada 25 Januari, memberikan otonomi komprehensif kepada Muslim Moro dan mengakhiri konflik selama beberapa dekade antara kelompok itu dan pemerintah.