Seda Sevencan
29 Juni 2022•Update: 30 Juni 2022
ISTANBUL
Kepala Direktorat Komunikasi Turki Fahrettin Altun pada Selasa mendesak sekutu NATO untuk peka dalam memerangi masalah terorisme.
Altun berbicara kepada para peserta melalui pesan video di panel "NATO dari Regional ke Global: Dialog, Pembesaran, dan Persatuan" yang diselenggarakan oleh Direktorat Komunikasi di ibu kota Spanyol, Madrid, sebelum KTT NATO.
"Perasaan bahwa beberapa sekutu NATO kami tidak berada di pihak kami dalam perang melawan terorisme sangat merusak citra NATO di mata bangsa Turki," ungkap Altun.
"Sebagai anggota NATO yang paling banyak menderita serangan teroris, kami berharap Aliansi dan sekutu kami menunjukkan kepekaan yang diperlukan dalam memerangi terorisme," lanjut dia.
Altun menggarisbawahi bahwa dalam hal ini, perlunya mengambil langkah-langkah yang memuaskan dalam memerangi kegiatan propaganda, pendanaan dan perekrutan kelompok teroris PKK, termasuk YPG cabang PKK di Suriah, serta Organisasi Teroris Fetullah (FETO).
Altun juga engungkapkan Spanyol paling memahami kepekaan Turki dalam memerangi terorisme.
Altun lalu mengingatkan tidak seperti beberapa negara, Spanyol mengalami pengalaman buruk akibat terorisme dan melihat wajah buruk teroris, sama seperti yang dialami Turki.
“Kami menghargai kepekaan Spanyol terhadap keamanan nasional kami, khususnya pertahanan udara kami. Kami pikir pendekatan ini sesuai dengan prinsip keamanan yang tidak dapat dipisahkan. Kami percaya kerja sama yang erat ini harus menjadi contoh bagi semua sekutu,” pungkas dia.