Chandni
17 April 2018•Update: 17 April 2018
Serife Cetin
BRUSSEL
Uni Eropa pada Senin mensinyalir akan mengambil langkah-langkah baru terhadap Suriah terkait dugaan serangan kimia oleh rezim Assad.
"Pada Juli 2017 dan Maret 2018, UE menerapkan tindakan pembatasan terhadap pejabat-pejabat tinggi dan ilmuwan Suriah atas peran mereka mengembangkan dan menggunakan senjata kimia dan siap melakukan langkah-langkah baru," kata Dewan Urusan Luar Negeri UE.
Pernyataan itu menekankan dukungan Uni Eropa terhadap serangan balasan AS terhadap rezim Assad, dengan tujuan menghancurkan gudang senjata kimia.
"Serangan yang dilakukan AS, Prancis, dan Inggris terhadap gudang senjata kimia di Suriah adalah langkah spesifik yang diambil dengan tujuan mencegah penggunaan senjata dan zat kimia untuk membunuh penduduk oleh rezim Assad," lanjut pernyataan itu.
AS, Prancis, dan Inggris meluncurkan serangan itu beberapa hari setelah senjata kimia diduga digunakan untuk membunuh puluhan orang di Douma, Ghouta Timur.
UE menerapkan sanksi terhadap 261 orang - seperti larangan berpergian dan pembekuan aset -- yang dianggap bertanggung jawab atas penindasan warga Suriah dan meraup keuntungan atau mendukung rezim.
Blok itu mengatakan 67 lembaga juga menjadi target pembekuan aset.